Saturday, 3 October 2015

Sepucuk Surat Cinta Untuk Alm Ayah

Ayah sayang, apa kabar? Semoga ayah di negeri abadi senantiasa tersenyum seperti senyum ayah di masa-masa sulit dulu. Senyuman yang merangkum ikhlas, sabar, dan optimisme yang selalu mampu membuatku terpesona. Semoga Allah senantiasa melimpahkan cintaNya melebihi limpahan cinta ayah yang mengisi setiap lembar-lembar hidupku. Amiin.

Atas nama cinta kutuliskan catatan ini, satu dari sekian banyak catatan tentang ayah yang selalu ingin kukirim ke negeri abadi, tempat ayah kini berada. Setiap catatan adalah lukisan peristiwa dan luapan rasa yang berbukit-bukit tentang rindu yang luar biasa dari seorang anak kepada ayahnya.

Ayah, menyebut namamu, mengalunkan vibrasi dalam denyut nadiku, memenuhi rongga tubuhku dengan getaran. Jutaan getaran yang ditimbulkan oleh perasaan-perasaan yang berbeda, menyatu, membuatku terpekur dalam kerinduan. Rindu pada segala hal tentang ayah.

Ayah, aku ingin ayah tahu bahwa aku disini baik-baik saja. Ayah tidak perlu khawatir ya. Aku kangen ayah, kangen sekali. Rasa itu membuncah dalam dada. Setiap hari kucoba menitipkan rasa itu lewat doa-doa panjangku. Kuharap ayah bisa merasakannya. Banyak yang hilang dari hidupku sejak ayah pergi.

Ketika pucuk-pucuk pohon telah menjadi pangkal bagi tunasnya,
Ketika sayap-sayap telah lelah untuk menjelajah,
Dan ketika aroma tanah basah telah hilang, menjadi untaian jelaga dan kepanasan,
Barulah aku sadar….

Sudah dua tahun, dua tahun aku jauh dari ayah, dua tahun aku tidak mendengar nasihat dari ayah, dua tahun aku lepas seperti kapas, dua tahun aku tidak terbakar oleh kobaran semangat ayah, dan dua tahun aku mencoba tetap tegar menghadapi segala persoalan hidup, mencari setiap solusi yang aku butuhkan. Sendiri.

Bukan waktu yang singkat untuk sebuah perasaan kehilangan, dan bukan waktu yang terlalu lama untuk sebuah tahapan pendewasaan. Entahlah,, baru sekarang aku sadar batapa diri ini sangat rindu. Rindu pada setiap canda dan tawa yang kau tawarkan, cerita-cerita konyol, nasihat klasik dan bara semangat yang senantiasa mendidihkan keberanianku di waktu yang lalu. Dan ketika itu, semua hanya biasa. Tak pernah ada kesan istimewa. Tapi sekarang, yang biasa itulah justru yang sangat aku rindukan.

Ayah, kau tak pernah berhenti mengungkap segala harapan dan impian. Harapan yang kau berikan pada anakmu, keinginan tuk jadikan aku yang luar biasa. Harapan agar aku menjadi yang paling indah dan berarti. Hanya untuk sebuah alasan, “karena aku adalah anakmu”.

Kau tak pernah rela aku berada pada satu titik kesalahan, yang mungkin akan membawaku pada sedikit kemunduran. Dan kaupun selalu bangga dengan prestasi yang coba ku ukir, meski itu hanya untuk sedikit langkah yang lebih maju.

Dan sekarang aku disini, berada di puncak ambisiku, mencoba berdiri untuk menyusun pembuktian bahwa aku memang layak menjadi anakmu, dengan sebuah keyakinan bahwa doa dan semangatmu masih melekat erat di urat dan syarafku. Nasihatmu adalah solusi bagiku.

Ayah, banyak cerita yang ingin aku sampaikan padamu. Cerita-cerita tentang kemajuan yang aku dapatkan dalam dua tahun ini, pengalaman-pengalaman hidup yang dulu senantiasa kau ceritakan padaku. Aku telah mencoba untuk menjadi seseorang yang bukan anak-anak lagi, berusaha untuk mewarnai setiap lembaran kehidupanku dengan goresan-goresan warna yang indah. Mencoba untuk mencari arti sebuah hidup dan kebahagiaan. Tidak mudah memang, tapi kesulitan itulah yang menjadi warna bagi hidupku.dan apa yang telah dan kini aku hadapi barulah sedikit dari sekian banyak pelajaran hidup yang telah kau rasakan.

Perjalanan hidupmu yang tidak semua orang bisa melaluinya, tekad dan kemauan untuk menjadi yang terbaik, serta ketegaranmu dalam melangkah, itulah yang membuatku bangga menjadi anakmu. Dan sekarang kaulah yang harus bangga karena memiliki aku.

Ayah, betapa kerinduan ini semakin dalam. Walaupun banyak hal menyenangkan yang aku temui, kadang aku merasa lelah, letih dengan semua yang aku hadapi. Merasa putus asa dan ingin menyerah bila menghadapi masalah, meskipun itu belum seberapa.

Ayah, mengapa terkadang aku merasa dunia begitu tidak adil padaku? Kau meninggalkan aku disaat aku benar-benar butuh pendampingan darimu. Dari sosok seorang ayah. Aku merasa ditinggalkan.
Astaghfirullahal’adziim
Allah, aku tidak bermaksud untuk menggugatMu atau menuntut yang lain dariMu. Aku hanya ingin mengungkapkan perasaan fitrahku, dan terkadang aku merasa berhak untuk itu. Aku ingin menangis, Ya Allah. Tapi aku tidak bermaksud untuk tidak ikhlas dengan semua kehendakMu, aku juga tak ingin air mataku menjadi penghalang bagi perjalanan ayahku menghadapMu. Aku hanya merasa aku berhak untuk menangis, meskipun terkadang aku tak tahu mengapa harus menangis. Tapi bukankah itu hak ku sebagai manusia??

Ayah, harapan yang kau letakkan di pundakku, harapan itulah yang senantiasa menjadi tonggak penyangga hingga aku tetap bisa bertahan menghadapi semua.

Ayah, ada banyak sekali potret ayah yang tersimpan dalam bingkai kenanganku, potret diri ayah dengan setiap nasihat dan kata-kata bijak yang kini menjadi salah satu pemanduku dalam mengarungi lautan kehidupan. Ayah tahu, mengenang ayah adalah mengenang sosok pencinta kehidupan dan sungguh aku banyak belajar dari ayah. Ayah adalah tauladan. Aku telah memahami bahwa mencintai berarti menghargai. Mencintai hidup berarti menghargai hidup. Dan itu yang aku lakukan sekarang dan seterusnya hingga kelak Allah memanggilku untuk kembali. Aku janji ayah!! Aku kini mencoba menjalani hidup dengan sebaik-baiknya. Sekarang aku sudah berjuang untuk menyelesaikan Tugas Akhir ku, tanggal 1 September 2015 aku sudah wisuda. Meski ayah tak dapat menghadirinya, tapi aku bisa menghadirkan dalam benakku senyum bangga ayah. Ya ayah,, aku harap ayah bangga padaku.
Ayah, sebenarnya aku sangat ingin mengatakan padamu. Dulu, mungkin karena rasa malu atau keluguan, aku terlalu enggan untuk menyatakan bahwa aku sayang ayah, aku cinta ayah. Sebuah rasa cinta kedua, yang aku curahkan setelah rasa cintaku pada-Nya.

Ayah, aku sayang padamu. Walaupun sekarang jarak maupun waktu tidak memungkinkan kita tuk bersua, tapi kau kan selalu ada di hatiku dan di setiap perjalanan hidup yang aku lalui.

Memang benar, terkadang kita merasa bahwa kita mempunyai sesuatu yang sebenarnya sangat berharga justru pada saat kita telah kehilangan.

Ya Allah,,, mudahkanlah jalanku
Untuk beribadah kepadaMu dengan
Melaksanakan amanah orangtuaku

Ya Allah,,, jadikan aku seorang anak
Yang benar-benar bisa berbakti kepada orangtua
Sabarkan aku untuk menghadapi segala kondisi

Ya Allah,,, pertemukanlah aku dengan orang-orang
Yang aku sayangi di akhirat nanti
Semoga jerih payah ini kan menjadi
Buah yang manis di masa depanku
Dan menjadi jalan pahala bagi orangruaku
Amiin

Aku yakin, banyak hikmah yang akan Allah berikan dibalik semua peristiwa yang telah terjadi. Dan aku yakin inilah pilihan yang terbaik bagiku dan bagi semuanya.

Ayah, segala rasa terimakasih terangkai untuk semua yang telah ayah berikan. Semua pengorbanan, tauladan dan nasihat yang tak pernah lelah ayah curahkan. Terimakasih untuk segala cinta yang selama ini menyelimutiku hangat. Terimakasih untuk semua maaf dan senyum penuh pengertian yang selalu terlantun saat aku khilaf. Terimakasih untuk semuanya.

Dalam setiap sujud-sujudku, aku senantiasa berharap Allah membalas setiap kebaikan ayah dengan jannahNya. Dalam setiap do’a aku senantiasa memohon agar Allah berkenan mempertemukan dan mengumpulkan kita di jannahNya. Jika kesempatan itu kelak Allah berikan, maka aku akan katakan pada ayah, aku sangat mencintai ayah.

Ayah, semoga jalinan kasih sayang ini akan senantiasa terpaut, dan semoga Allah mempertemukan dan mengumpulkan kita semua di firdausNya,amiin. Ayah, maafkan putramu (MUHAMMAD ISA) ini. Aku paling tidak bisa untuk bermain kata-kata, merayu, apalagi menggombal. Sungguh ini adalah ungkapan hati. Ayah, rindu dan cinta ini akan selalu hadir. Aku takkan pernah lupa dengan semua nasihatmu. Aku takkan pernah lupa dengan semua kasih sayangmu, aku takkan pernah lupa dengan semua pengorbananmu


Ayah, doa dan harapanmu akan senantiasa menjadi pengiring langkah hidupku, karena aku adalah anakmu..

ditulis : 3 Oktober 2015

Monday, 14 September 2015

SAAT LAMARAN DITOLAK KARENA UMUR

Kisah dari kejadian nyata

Aku sudah lulus dari kuliah dan sudah mendapatkan pekerjaan yang bagus.

Lamaran kepada diriku untuk menikah juga mulai berdatangan, akan tetapi aku tidak mendapatkan seorangpun yang bisa membuatku tertarik.

Kemudian kesibukan kerja dan karir memalingkan aku dari segala hal yang lain. Hingga aku sampai berumur 34 tahun.

Ketika itulah aku baru menyadari bagaimana susahnya terlambat menikah.

Pada suatu hari datang seorang pemuda meminangku. Usianya lebih tua dariku 2 tahun. Dia berasal dari keluarga yang kurang mampu. Tapi aku ikhlas menerima dirinya apa adanya.

Kami mulai menghitung rencana pernikahan. Dia meminta kepadaku photo copy KTP untuk pengurusan surat-surat pernikahan. Aku segera menyerahkan itu kepadanya.

Setelah berlalu dua hari ibunya menghubungiku melalui telepon. Beliau memintaku untuk bertemu secepat mungkin.

Aku segera menemuinya. Tiba-tiba ia mengeluarkan photo copyan KTPku. Dia bertanya kepadaku apakah tanggal lahirku yang ada di KTP itu benar?

Aku menjawab: Benar.

Lalu ia berkata: Jadi umurmu sudah mendekati usia 40 tahun?!

Aku menjawab: Usiaku sekarang tepatnya 34 tahun.

Ibunya berkata lagi: Iya, sama saja. Usiamu sudah lewat 30 tahun. Itu artinya kesempatanmu untuk memiliki anak sudah semakin tipis. Sementara aku ingin sekali menimang cucu.

Dia tidak mau diam sampai ia mengakhiri proses pinangan antara diriku dengan anaknya.

Masa-masa sulit itu berlalu sampai 6 bulan. Akhirnya aku memutuskan untuk pergi melaksanakan ibadah umrah bersama ayahku, supaya aku bisa menyiram kesedihan dan kekecewaanku di Baitullah.

Akupun pergi ke Mekah. Aku duduk menangis, berlutut di depan Ka'bah. Aku memohon kepada Allah supaya diberi jalan terbaik.

Setelah selesai shalat, aku melihat seorang perempuan membaca al Qur'an dengan suara yang sangat merdu. Aku mendengarnya lagi mengulang-ulang ayat:

"Dan karunia Allah yang dilimpahkan kepadamu itu sangat besar". (An Nisa': 113)

Air mataku menetes dengan derasnya mendengar lantunan ayat itu.

Tiba-tiba perempuan itu merangkulku ke pangkuannya. Dan ia mulai mengulang-ulang firman Allah:

وَلَسَوۡفَ يُعۡطِيۡكَ رَبُّكَ فَتَرۡضٰىؕ

"Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas". (Adh Dhuha: 5)

Demi Allah, seolah-olah aku baru kali itu mendengar ayat itu seumur hidupku. Pengaruhnya luar biasa, jiwaku menjadi tenang.

Setelah seluruh ritual umrah selesai, aku kembali ke Cairo. Di pesawat aku duduk di sebelah kiri ayahku, sementara disebelah kanan beliau duduk seorang pemuda.

Sesampainya pesawat di bandara, akupun turun. Di ruang tunggu aku bertemu suami salah seorang temanku.

Kami bertanya kepadanya, dalam rangka apa ia datang ke bandara? Dia menjawab bahwa ia lagi menunggu kedatangan temannya yang kembali dengan pesawat yang sama dengan yang aku tompangi.

Hanya beberapa saat, tiba-tiba temannya itu datang. Ternyata ia adalah pemuda yang duduk di kursi sebelah kanan ayahku tadi.

Selanjutnya aku berlalu dengan ayahku.....

Baru saja aku sampai di rumah dan ganti pakaian, lagi asik-asik istirahat, temanku yang suaminya tadi aku temui di bandara menelphonku. Langsung saja ia mengatakan bahwa teman suaminya yang tadi satu pesawat denganku sangat tertarik kepada diriku. Dia ingin bertemu denganku di rumah temanku tersebut malam itu juga. Alasannya, kebaikan itu perlu disegerakan.

Jantungku berdenyut sangat kencang akibat kejutan yang tidak pernah aku bayangkan ini.

Lalu aku meminta pertimbangan ayahku terhadap tawaran suami temanku itu. Beliau menyemangatiku untuk mendatanginya. Boleh jadi dengan cara itu Allah memberiku jalan keluar.

Akhirnya.....akupun datang berkunjung ke rumah temanku itu.

Hanya beberapa hari setelah itu pemuda tadi sudah datang melamarku secara resmi. Dan hanya satu bulan setengah setelah pertemuan itu kami betul-betul sudah menjadi pasangan suami-istri. Jantungku betul-betul mendenyutkan harapan kebahagiaan.

Kehidupanku berkeluarga dimulai dengan keoptimisan dan kebahagiaan. Aku mendapatkan seorang suami yang betul-betul sesuai dengan harapanku. Dia seorang yang sangat baik, penuh cinta, lembut, dermawan, punya akhlak yang subhanallah, ditambah lagi keluarganya yang sangat baik dan terhormat.

Namun sudah beberapa bulan berlalu belum juga ada tanda-tanda kehamilan pada diriku. Perasaanku mulai diliputi kecemasan. Apalagi usiaku waktu itu sudah memasuki 36 tahun.

Aku minta kepada suamiku untuk membawaku memeriksakan diri kepada dokter ahli kandungan. Aku khawatir kalau-kalau aku tidak bisa hamil.

Kami pergi untuk periksa ke seorang dokter yang sudah terkenal dan berpengalaman. Dia minta kepadaku untuk cek darah.

Ketika kami menerima hasil cek darah, ia berkata bahwa tidak ada perlunya aku melanjutkan pemeriksaan berikitnya, karena hasilnya sudah jelas. Langsung saja ia mengucapkan "Selamat, anda hamil!"

Hari-hari kehamilanku pun berlalu dengan selamat, sekalipun aku mengalami kesusahan yang lebih dari orang biasanya. Barangkali karena aku hamil di usia yang sudah agak berumur.

Sepanjang kehamilanku, aku tidak punya keinginan mengetahui jenis kelamin anak yang aku kandung. Karena apapun yang dikaruniakan Allah kepadaku semua adalah nikmat dan karunia-Nya.

Setiap kali aku mengadukan bahwa rasanya kandunganku ini terlalu besar, dokter itu menjawab: Itu karena kamu hamil di usia sudah sampai 36 tahun.

Selanjutnya datanglah hari-hari yang ditunggu, hari saatnya melahirkan.

Proses persalinan secara caesar berjalan dengan lancar. Setelah aku sadar, dokter masuk ke kamarku dengan senyuman mengambang di wajahnya sambil bertanya tentang jenis kelamin anak yang aku harapkan. Aku menjawab bahwa aku hanya mendambakan karunia Allah. Tidak penting bagiku jenis kelaminnya. Laki-laki atau perempuan akan aku sambut dengan beribu syukur.

Aku dikagetkan dengan pernyataannya: "Jadi bagaimana pendapatmu kalau kamu memperoleh Hasan, Husen dan Fatimah sekaligus?

Aku tidak paham apa gerangan yang ia bicarakan. Dengan penuh penasaran aku bertanya apa yang ia maksudkan?

Lalu ia menjawab sambil menenangkan ku supaya jangan kaget dan histeris bahwa Allah telah mengaruniaku 3 orang anak sekaligus. 2 orang laki-laki dan 1 orang perempuan.

Seolah-olah Allah berkeinginan memberiku 3 orang anak sekaligus untuk mengejar ketinggalanku dan ketuaan umurku.

Sebenarnya dokter itu tahu kalau aku mengandung anak kembar 3, tapi ia tidak ingin menyampaikan hal itu kepadaku supaya aku tidak merasa cemas menjalani masa-masa kehamilanku.

Lantas aku menangis sambil mengulang-ulang ayat Allah

وَلَسَوۡفَ يُعۡطِيۡكَ رَبُّكَ فَتَرۡضٰىؕ ﴿93:5}

"Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas". (Adh Dhuha: 5)

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman

"Dan bersabarlah menunggu ketetapan Tuhanmu, karena sesungguhnya engkau berada dalam pengawasan Kami..." (Ath Thur: 48)

Bacalah ayat ini penuh tadabbur dan penghayatan, terus berdoalah dengan hati penuh yakin bahwa Allah tidak pernah dan tidak akan pernah menelantarkanmu.

Bila status ini ada manfaatnya silahkan di-share. Jazakumullahu khairan.

Ustadz Zulfi Akmal.

Thursday, 27 August 2015

PERSEMBAHAN

IMG.jpg   PERSEMBAHAN




Seandainya air laut menjadi tinta untuk menuliskan perkataan Tuhan ku niscaya keringlah laut sebelum habis perkataan, walaupun Kami datangkan tinta sebanyak itu sebagai tambahnya”
(Q.S Al- Kahfi : 109)

Alhamdulillah...
Dengan ridha-Mu ya Allah...
Amanah ini telah selesai, sebuah langkah usai sudah….
Cinta telah ku gapai, namun itu bukan akhir dari perjalananku,
melainkan awal dari sebuah perjalanan.

Ibu…… Ayah……
Tiada cinta yang paling suci selain kasih sayang Ayahanda dan Ibundaku walaupun kini kalian telah tiada…
Setulus hatimu bunda, searif arahanmu Ayah
Doamu hadirkan keridhaan untukku, Petuahmu tuntunkan jalanku

Kini diriku telah selesai dalam studiku
Kupersembahkan karya tulis ini untuk yang termulia,
Ayahandaku Rusli (Alm), Ibundaku Rusna,
Kakakku Salwati (Almh) Abangku Marwan (Alm), Abangku Zulbaili S.Pd.i dan Adek-Adekku Muna Wardi dan Khairuman yang selalu merangkulku ketika aku terjatuh...

Terima kasih atas cintanya, semoga karya ini dapat mengobati beban kalian
walau hanya sejenak, semua jasa-jasa kalian tak kan dapat kulupakan.
Semoga Allah memberkahi semua ini…

Untuk selanjutnya spesial buat My Princes Darmiati Amd, Farm
Yang selalu mendukung dan memberi semangat baru..

Untuk selanjutnya buat sahabat-sahabatku seperjuangan,  Afzal Firdaus, Chairil Alfian, M.Ryan Hidayat M, Ikhsan, dan buat kalian semua sahabat seperjuangan anggkatan 2011 unit B dan buat kawan-kawan kos-kosanku Ebal dan kawan-kawan lain..

Semoga persahabatan kita menjadi persaudaraan yang abadi
selamanya, Bersama kalian hidupku terasa lebih berwarna,
suka dan duka berbaur dalam kasih…

Terima kasih sedakam-dalamnya kuucapkan kepada Bapak  H. Aliamin, SE, M.Si, Ak. dan Bapak Marlizal, SE, MM. yang telah banyak meluangkan waktunya dalam membimbingku sehingga terselesainya karya tulis ini...
Kesuksesan bukanlah suatu kesenangan, bukan juga suatu kebanggaan,
Hanya suatu perjuangan dalam menggapai sebutir mutiara keberhasilan…
Semoga Allah memberikan rahmat dan karunia-Nya
Amiin…


Muhammad  Isa

Tuesday, 18 August 2015

Darmiaty kau L̅ah sinar dimataku

Darmiati ada sinar dimata mu
Lembut hati mu mesranya sayangku

Darmiati kaulah sinar hidupku
Semoga takdir menyatukan cinta kau dan aku

Darmiati sayang

By MUHAMMAD ISA BIN RUSLI BIN ARIFIN

Tuesday, 11 August 2015

"SELAMAT ULANG TAHUN SAYANG YANG KE 22"

Abang tidak pernah bisa bayangkan jika hidup ini kosong tanpa ada adek di sisi abang, semoga selamanya kita bisa berbagi kasih untuk satu cinta dan semoga ALLAH SWT selalu menjaga rasa sayang antar kita. Pada hari yang istimewa ini, abang hanya ingin adek tahu bahwa abang menyimpan diri adek diingatan abang yang sangat khusus. Abang juga selalu memasukkan nama adek di dalam doa-doa abang dan berharap kebaikan untuk adek, Tak terasa cinta yang kita jalin sudah begitu lama, terasa indah dan tak pernah saling melukai, abang hanya ingin adek selalu ada buat abang, Abang merasa sangat beruntung telah menemukan cinta sejati di dalam pelukan adek. Abang merasa sangat bangga menyebut adek sebagai kekasih abang. Bertahun-tahun telah berlalu dan manusia ciptaan Tuhan telah beranjak dewasa. Ia menjadi sangat manis dan menawan.

“Izinkan abang untuk membuat adek merasa istimewa hari ini, karena abang telah membuat abang merasa istimewa setiap hari di dalam hidup ini"

“Tidak ada hadiah menarik yang bisa abang berikan, kecuali kata-kata yang keluar dari bibir ini"

"Tak ada yang spesial dapat abang berikan di hari yang bahagia ini, hanyalah  sebuah ucapan yang tulus dan iklas dari lubuk hati paling dalam"

“Happy Birthday Sayangku”
"Selamat ulang tahun honeyku"
“Selamat ulang tahun kasihku"
"Selamat ulang tahun kepadamu yang tersayang dan termanis"
semoga adek diberikan umur panjang, semoga semakin dewasa, semakin jaya, semakin pintar, semakin manis dan juga semakin sayang sama abang.

“ I Love U ”

Di ulang tahun adek hari ini sayang, abang berharap apa yang terbaik bagi adek cepat terkabul dan apa yang adek inginkan dapat terlaksana dengan baik.



"11-08-1993__11-08-2015__22"


"SELAMAT ULANG TAHUN SAYANG YANG KE 22"
  

Saturday, 1 August 2015

Jadwal Pertandingan CHELSEA FC 2015 / 2016

Tanggal pertandingan akan disesuaikan kemudian

Pra-Musim 2015/16
▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀
► 23-Ju, l7:00 WIB, (New York Red Bulls(4) vs (2)Chelsea)New Jersey

► 26-Jul5:00 WIB, (Paris Saint Germain(1) vs (1)Chelsea*) Charlotte, North Carolina

► 29-Ju, l7:00 WIB, (Barcelona(2) vs (2)Chelsea*) FedEx Field

► 6-Aug, 2:00 WIB, (Chelsea (vs) Fiorentina) Stamford Bridge


Agustus 2015
▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀
► 2-Aug, 21:00 WIB, (Arsenal vs Chelsea) Piala Charity Shield

► 8-Aug, 23:30 WIB, (Chelsea vs Swansea City) Barclays Premier League

► 16-Aug, 22:00 WIB, (Manchester City vs Chelsea) Barclays Premier League

► 23-Aug, 19:30 WIB, (West Bromwich Albion vs Chelsea) Barclays Premier League

► 29-Aug, 22:00 WIB, (Chelsea vs Crystal Palace) Barclays Premier League


September 2015
▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀
► 12-Sep, 18:45 WIB, (Everton vs Chelsea) Barclays Premier League

► 19-Sep, 22:00 WIB, (Chelsea vs Arsenal) Barclays Premier League

► 26-Sep, 23:30 WIB, (Newcastle United vs Chelsea) Barclays Premier League


Oktober 2015
▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀
► 3-Oct, 22:00 WIB, (Chelsea vs Southampton) Barclays Premier League

► 17-Oct, 22:00 WIB, (Chelsea vs Aston Villa) Barclays Premier League

► 24-Oct, 22:00 WIB, (West Ham United vs Chelsea) Barclays Premier League

► 31-Oct, 22:00 WIB, (Chelsea vs Liverpool) Barclays Premier League


November 2015
▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀
► 7-Nov, 22:00 WI, (BStoke City vs Chelsea) Barclays Premier League

► 21-Nov, 22:00 WIB, (Chelsea vs Norwich City) Barclays Premier League

► 28-Nov, 22:00 WIB, (Tottenham Hotspur vs Chelsea) Barclays Premier League


Desember 2015
▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀
► 5-Dec, 22:00 WIB, (Chelsea vs Bournemouth) Barclays Premier League

► 12-Dec, 22:00 WIB, (Leicester City vs Chelsea) Barclays Premier League

► 19-Dec, 22:00 WIB, (Chelsea vs Sunderland) Barclays Premier League

► 26-Dec, 0:00 WIB, (Chelsea vs Watford) Barclays Premier League

► 28-Dec, 22:00 WIB, (Manchester United vs Chelsea) Barclays Premier League


Januari 2016
▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀
► 2-Jan, 22:00 WIB, (Crystal Palace vs Chelsea) Barclays Premier League

► 13-Jan, 22:00 WIB, (Chelsea vs West Bromwich Albion) Barclays Premier League

► 16-Jan, 22:00 WIB, (Chelsea vs Everton) Barclays Premier League

► 23-Jan, 22:00 WIB, (Arsenal vs Chelsea) Barclays Premier League


Februari 2016
▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀
► 2-Feb, 22:00 WIB, (Watford vs Chelsea) Barclays Premier League

► 6-Feb22:00 WIB, (Chelsea vs Manchester United) Barclays Premier League

► 13-Feb, 22:00 WIB, (Chelsea vs Newcastle UnitedBarclays Premi

► 27-Feb,22:00 WIB, (Southampton vs Chelsea) Barclays Premier League


Maret 2016
▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀
► 1-Mar, 22:00 WIB, (Norwich City vs Chelsea) Barclays Premier League

► 5-Mar, 22:00 WIB, (Chelsea vs Stoke City) Barclays Premier League

► 12-Mar, 22:00 WIB, (Liverpool vs Chelsea) Barclays Premier League

► 19-Mar, 22:00 WIB, (Chelsea vs West Ham United) Barclays Premier League


April 2016
▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀
► 2-Apr, 22:00 WIB, (Aston Villa vs Chelsea) Barclays Premier League

► 9-Apr, 22:00 WIB, (Swansea City vs Chelsea) Barclays Premier League

► 16-Apr, 22:00 WIB, (Chelsea vs Manchester City) Barclays Premier League

► 23-Apr, 22:00 WIB, (Bournemouth vs Chelsea) Barclays Premier League

► 30-Apr, 22:00 WIB, (Chelsea vs Tottenham Hotspur) Barclays Premier League


Mei 2016
▀▀▀▀▀▀▀▀

► 7-May, 22:00 WIB, (Sunderland vs Chelsea) Barclays Premier League

► 15-May, 22:00 WIB, (Chelsea vs Leicester City) Barclays Premier League